Pembukaan kegiatan Pesantren di Sekolah atau Masantren di Sakola tingkat Kabupaten Purwakarta resmi dilaksanakan secara serentak oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta pada Senin, 3 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan semangat pendidikan karakter yang lebih kuat dan bermakna.
Di lingkungan SMPN 2 Wanayasa, suasana sejak pagi sudah dipenuhi semangat kebersamaan. Meski gerimis turun perlahan membasahi halaman sekolah, para siswa tetap hadir dengan wajah ceria dan penuh antusias mengikuti pembukaan kegiatan tersebut.
Seluruh siswa mengikuti kegiatan pembukaan secara daring dengan tertib dan khidmat. Rintik hujan yang turun sejak pagi tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyimak setiap rangkaian acara yang disiarkan langsung oleh panitia kabupaten.
Tidak hanya siswa, para guru pun turut hadir dan mendampingi jalannya kegiatan. Kebersamaan antara guru dan siswa dalam momen pembukaan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan komitmen bersama dalam menyukseskan program keagamaan di bulan Ramadhan.
Kegiatan Masantren di Sakola ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 3 hingga 13 Maret 2026. Selama rentang waktu tersebut, berbagai aktivitas religius dan edukatif telah dirancang untuk membentuk suasana belajar yang sarat nilai spiritual.
Setelah selesai mengikuti pembukaan secara daring, seluruh siswa langsung melaksanakan kegiatan yang telah disusun oleh Panitia Ramadhan sekolah. Panitia yang terdiri dari guru-guru SMPN 2 Wanayasa sebelumnya telah mempersiapkan rangkaian program secara matang dan terstruktur.
Beragam kegiatan dilaksanakan, mulai dari tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, pembiasaan ibadah, hingga refleksi diri. Setiap kegiatan dirancang tidak hanya sebagai rutinitas, tetapi sebagai sarana pembentukan karakter yang kuat dan berakhlak mulia.
Suasana sekolah selama pelaksanaan Masantren di Sakola terasa berbeda. Nuansa religius semakin kental, interaksi antar siswa menjadi lebih santun, dan semangat belajar tetap terjaga meskipun mereka sedang menjalankan ibadah puasa.
Gerimis yang mengiringi hari pertama pelaksanaan seakan menjadi simbol kesejukan dan keberkahan. Di tengah udara yang dingin dan langit yang mendung, semangat para siswa justru terasa hangat dan menyala.
Kehadiran guru dalam setiap rangkaian kegiatan menjadi penguat tersendiri bagi para siswa. Guru tidak hanya berperan sebagai pendidik akademik, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual yang membersamai siswa dalam perjalanan Ramadhan ini.
Diharapkan melalui kegiatan Masantren di Sakola ini, nilai-nilai kepribadian siswa semakin meningkat. Baik dari sisi karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, maupun semangat akademik, semuanya tumbuh secara seimbang dan berkelanjutan.
Dengan kebersamaan, kesungguhan, dan niat yang tulus, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan berakhlak mulia. SMPN 2 Wanayasa pun optimis bahwa Ramadhan tahun ini akan menjadi momentum penguatan karakter terbaik bagi seluruh siswanya.
