Spenda Juara
Inovasi Kreatif Siswa SMPN 2 Wanayasa: Baju Adat Ramah Lingkungan Menyala di Pentas Seni

Smpnegeri2wanayasa.sch.id, (7/12) — Siswa kelas 7 A di SMPN 2 Wanayasa mengeksplorasi dirinya dengan menciptakan baju adat unik menggunakan limbah plastik, menyuarakan pesan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini, yang dirancang untuk mengisi kreativitas dan memperkuat profil pelajar Pancasila, akan mencapai puncaknya dalam pentas seni antar kelas.

Meilan Nur Asri, siswi kelas 7 A, menjadi pionir dalam menghadirkan keindahan dan keberlanjutan melalui baju daur ulang ini. Sebagai penanggung jawab proyek, Meilan dan timnya merintis langkah-langkah kreatif dalam mengatasi tantangan pembuatan baju adat dari bahan yang unik.

"Bekerja dengan limbah plastik bukan hanya tantangan kreatif, tetapi juga adalah langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan. Kami berharap baju adat ini dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman sekelas kami dan masyarakat," ungkap Meilan dengan semangat.

Pentas seni antar kelas akan menjadi ajang untuk memamerkan karya seni tersebut. Kepala Sekolah, Bapak Drs. Asep Tata Sonjaya, menyambut hangat inisiatif siswa dan mengungkapkan kebanggaannya atas keberanian mereka dalam menyuarakan pesan lingkungan melalui seni.

"Kegiatan ini mencerminkan semangat kreatif siswa dan komitmen mereka terhadap nilai-nilai Pancasila, terutama dalam menjaga lingkungan. Saya yakin baju adat ini akan menjadi sorotan dalam pentas seni antar kelas," ujarnya.

Melibatkan siswa dalam kegiatan seperti ini tidak hanya membangun kreativitas, tetapi juga membentuk karakter yang memiliki kesadaran sosial dan lingkungan. Baju adat dari limbah plastik ini, selain menjadi karya seni, juga mengajarkan pesan berharga tentang tanggung jawab kita terhadap bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *