Spenda Juara
Isra Mi’raj dalam Rintik Hujan

Rintik hujan yang turun sejak awal hingga akhir acara seolah menjadi saksi bisu pelaksanaan kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SMPN 2 Wanayasa. Hujan tidak menghalangi langkah, justru menghadirkan suasana khusyuk yang mengiringi setiap rangkaian kegiatan dengan keteduhan dan makna.

Dengan mengusung tema “Membangun Akhlak Generasi Saat Ini dengan Isra Mi’raj”, kegiatan ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh warga sekolah untuk kembali menautkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para siswa sebagai generasi penerus.

Acara dibuka dengan iringan shalawat dan hadroh yang menggema lembut di tengah hujan. Alunan puji-pujian kepada Rasulullah SAW tersebut menghadirkan suasana religius yang mendalam, menyatukan hati para peserta dalam rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Setelah iringan shalawat, doa awal dipanjatkan oleh Bapak Ustadz Jainul. Dengan suara yang tenang dan penuh harap, doa tersebut menjadi pintu pembuka agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi semua yang hadir.

Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala SMPN 2 Wanayasa, H. Mochamad Izudin, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukanlah sekadar agenda seremonial yang berlalu tanpa jejak.

Beliau mengingatkan bahwa setiap kegiatan harus melahirkan makna dan manfaat. Isra Mi’raj, menurutnya, adalah peristiwa besar yang mengajarkan tentang disiplin ibadah, keteguhan iman, serta akhlak mulia yang harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari para siswa.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ibu Pengawas, Ibu Indah, yang turut hadir dan memberikan penguatan. Senada dengan apa yang disampaikan oleh Plt. Kepala Sekolah, beliau menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai Isra Mi’raj dalam kehidupan nyata.

Ibu Indah mengajak seluruh siswa untuk tidak berhenti pada pemahaman, tetapi melangkah pada pengamalan. Menjadi pribadi yang berakhlak baik, bertanggung jawab, dan berkarakter mulia adalah wujud nyata dari pemaknaan Isra Mi’raj dalam kehidupan pelajar.

Memasuki puncak acara, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Didih Ahmadiah, S.Q., S.H.I., M.Pd.I. Materi yang disampaikan mengalir dengan bahasa yang sederhana namun sarat makna, mudah dipahami dan menyentuh nurani.

Ustadz Didih mengulas perjalanan spiritual Isra Mi’raj sebagai titik balik pembentukan akhlak umat, khususnya generasi muda. Shalat, sebagai hadiah utama dari peristiwa tersebut, dipaparkan bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai pondasi pembentuk karakter.

Penyampaian materi yang lugas, disertai kisah dan refleksi kehidupan, membuat para siswa larut dalam suasana. Tak sedikit yang tampak menyimak dengan serius, seakan menemukan cermin bagi perjalanan diri mereka sendiri.

Sepanjang acara, hujan terus turun dengan setia, menambah kesan syahdu dan khidmat. Alam seolah ikut menyatu, memperkuat pesan-pesan spiritual yang disampaikan dari awal hingga akhir kegiatan.

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini menjadi ruang pembelajaran nonformal yang bernilai tinggi, tempat ilmu, iman, dan akhlak dirajut dalam satu rangkaian yang utuh dan bermakna.

Dengan berakhirnya acara, harapan pun mengalir agar nilai-nilai Isra Mi’raj tidak berhenti di pelataran acara semata, melainkan tumbuh dan hidup dalam keseharian siswa-siswi SMPN 2 Wanayasa sebagai generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *