Spenda Juara
Pengabdian Melampaui Waktu

Purwakarta — Sebuah babak pengabdian panjang di dunia pendidikan resmi ditutup dengan penuh khidmat. Drs. Asep Tata Sonjaya memasuki masa purnabakti setelah mengabdikan diri selama 36 tahun 9 bulan sebagai pendidik dan pemimpin di berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Purwakarta. Momentum purnabakti tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang yang sarat nilai, keteladanan, dan dedikasi.

Pada momen kali ini, Drs. Asep Tata Sonjaya secara resmi diperkenalkan di hadapan seluruh peserta apel pagi di lingkungan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta. Kehadirannya disambut dengan penuh penghormatan oleh seluruh jajaran yang hadir, serta secara khusus disambut langsung oleh Ibu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian panjangnya.

Dalam sambutannya, Ibu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus ucapan selamat memasuki masa purnabakti kepada Bapak Drs. Asep Tata Sonjaya. Apresiasi disampaikan dengan penuh ketulusan atas dedikasi, keteladanan, serta komitmen beliau yang konsisten dalam mengabdikan diri pada dunia pendidikan, khususnya dalam membina dan memajukan SMPN 2 Wanayasa. Beliau juga mendoakan agar Bapak Asep senantiasa diberi kesehatan, keberkahan usia, dan ketenteraman dalam menjalani babak kehidupan selanjutnya, serta tetap berkenan menyalurkan gagasan, inspirasi, dan kontribusi bermakna bagi dunia pendidikan, meski melalui peran dan jalur pengabdian yang berbeda. Sebab bagi seorang pendidik sejati, pengabdian tidak pernah benar-benar usai, melainkan terus berlanjut dalam wujud yang berbeda.

Pada kesempatan tersebut, Drs. Asep Tata Sonjaya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang, Kepala Seksi, serta seluruh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta atas arahan dan pendampingannya selama bertugas baik sebagai guru maupun kepala sekolah.

Ucapan terima kasih turut disampaikan oleh Drs. Asep Tata Sonjaya kepada rekan-rekan kepala sekolah, para guru, serta seluruh mitra kerja yang pernah membersamai perjalanan pengabdiannya di berbagai sekolah, di antaranya SMPN 5 Darangdan, SMPN 2 Wanayasa, SMPN 6 Purwakarta, dan SMPN 9 Purwakarta. Menurutnya, perjalanan tersebut membuktikan bahwa proses tumbuh dan berkembang tidak pernah dilakukan secara sendiri, melainkan melalui kebersamaan dan perbedaan yang saling menguatkan.

Drs. Asep Tata Sonjaya menegaskan bahwa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan titik jeda untuk memaknai perjalanan yang telah dilalui. Ia menyampaikan rasa syukur kepada Allah Swt. atas kesempatan mengabdi dalam dunia pendidikan, yang menurutnya bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan ikhtiar memanusiakan manusia—sebuah proses panjang yang hasilnya kerap baru terlihat jauh setelahnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar pendidikan di Kabupaten Purwakarta terus berkembang, tidak hanya dari sisi capaian dan angka, tetapi juga dalam penguatan nilai, nurani, dan karakter. Secara khusus, ia berharap SMPN 2 Wanayasa dapat terus melanjutkan estafet kepemimpinan dengan sosok kepala sekolah yang amanah dan visioner, yang mampu merawat manusia sekaligus mengelola sistem pendidikan.

Pada momen ini juga, Pengawas Bina SMPN 2 Wanayasa turut menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian Drs. Asep Tata Sonjaya selama lebih dari tiga dekade. Ia menegaskan bahwa pengabdian tidak berhenti pada jabatan, melainkan terus hidup melalui keteladanan, pemikiran, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Ia juga mendoakan agar Drs. Asep Tata Sonjaya senantiasa diberikan kesehatan, serta keberkahan dalam menjalani fase pengabdian selanjutnya.

Tempat terindah

Dari seluruh tempat pengabdian, SMPN 2 Wanayasa menjadi sekolah yang memiliki makna tersendiri. Drs. Asep Tata Sonjaya mengungkapkan bahwa meskipun pernah meninggalkan sekolah tersebut secara struktural, keterikatan batin tetap terjaga. Hingga akhirnya pada tahun 2021, ia kembali mengemban amanah di SMPN 2 Wanayasa sebagai penutup lingkaran pengabdiannya.

Ia juga menyoroti lingkungan alam Wanayasa yang sejuk dan menenangkan sebagai ruang kontemplasi yang membentuk kebijaksanaan dalam kepemimpinan. Menurutnya, keteduhan alam turut membangun kejernihan berpikir dan kearifan dalam mengambil keputusan, bahkan di tengah keterbatasan usia.

Dalam suasana reflektif, Drs. Asep Tata Sonjaya menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama menjalankan tugas, baik dalam ucapan, sikap, maupun kebijakan. Ia menegaskan bahwa kesempurnaan bukanlah milik manusia, melainkan proses menuju kebaikan yang terus diupayakan.

Mengakhiri rangkaian kegiatan, disampaikan harapan agar seluruh ikhtiar yang telah dilakukan bersama menjadi amal jariyah dan silaturahmi tetap terjaga meskipun peran telah berganti. Sebab dalam semangat pengabdian, perpisahan bukanlah akhir kebersamaan, melainkan perubahan bentuk kontribusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *