Spenda Juara
Pengawas Bina Lakukan Monev PSAJ dan OH TdBA

SMPN 2 Wanayasa kembali mendapat perhatian dalam dunia pendidikan tingkat satuan pendidikan menengah pertama di Kabupaten Purwakarta. Pada hari ini, sekolah yang berada di sekitar kaki perbukitan Wanayasa ini mendapat kunjungan dari pengawas bina, yang kali ini secara khusus datang untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap beberapa kegiatan penting yang sedang berlangsung di sekolah.

Fokus utama kunjungan pengawas bina kali ini adalah kegiatan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ). Pengawas ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan PSAJ berjalan sesuai dengan standar prosedur operasional yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan. Dalam pelaksanaannya, SMPN 2 Wanayasa terbukti mampu menjalankan PSAJ dengan baik, tertib, dan terkendali.

Dalam pantauan langsung ke beberapa ruang ujian, pengawas menyaksikan secara langsung bagaimana siswa mengikuti ujian dengan penuh kedisiplinan. Pengawas ruang terlihat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta seluruh perangkat administrasi telah dipersiapkan dengan matang.

Hal yang turut mendapat perhatian khusus adalah sistem ujian yang berbasis kertas, sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang telah ditetapkan. Pengawas merasa sangat bangga karena meskipun menggunakan sistem konvensional, sekolah tetap mampu menjaga kualitas dan integritas pelaksanaan ujian.

Dalam kesempatan tersebut, pengawas bina menyampaikan apresiasi tinggi kepada kepala sekolah dan seluruh guru yang telah bekerja keras menyiapkan pelaksanaan PSAJ. Ia menyatakan bahwa kesiapan dan kedisiplinan yang ditunjukkan merupakan cerminan mutu pendidikan yang baik.

Selain fokus pada PSAJ, kunjungan pengawas bina kali ini juga bertujuan untuk melakukan monev terhadap realisasi Outcome Harvesting (OH) dari program Tatanen di Bale Atikan (TdBA), sekaligus pendampingan terhadap penyusunan realisasi Perubahan OH TdBA. Program ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan pendidikan berbasis karakter dan lingkungan.

Realisasi OH TdBA yang telah disusun sebelumnya melalui pertemuan daring (Zoom Meeting) menjadi bahan diskusi dan evaluasi bersama. Pengawas ingin mengetahui sejauh mana perubahan nyata yang telah terjadi sebagai dampak dari pelaksanaan program TdBA di sekolah ini.

Dalam narasi perubahan OH TdBA yang ditelaah, tergambar jelas berbagai transformasi perilaku, tindakan, kebijakan, dan relasi antar aktor pendidikan seperti guru, siswa, kepala sekolah, orang tua, hingga masyarakat. Perubahan tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek struktural kurikulum dan suasana lingkungan sekolah.

SMPN 2 Wanayasa menunjukkan kemajuan yang positif dalam menjalankan TdBA. Lingkungan sekolah kini lebih asri, siswa lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian alam, serta tercipta harmoni yang lebih kuat antara warga sekolah.

Setelah melakukan monev terhadap PSAJ dan TdBA, pengawas bina juga melanjutkan kegiatannya dengan melakukan observasi persiapan praktik penilaian kinerja kepala sekolah. Observasi ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi peran kepala sekolah dalam manajemen pembelajaran dan pengelolaan sekolah secara menyeluruh.

Dalam proses observasi, pengawas mencatat beberapa poin penting yang menjadi kekuatan kepala sekolah, seperti kepemimpinan yang kolaboratif, komunikasi efektif dengan warga sekolah, serta kemampuan menjaga iklim positif di lingkungan kerja.

Yang menarik, di akhir rangkaian kegiatan, pengawas bina turut serta dalam kegiatan panen ubi jalar yang memang sudah dijadwalkan pada hari ini. Panen ini merupakan bagian dari program pembelajaran kontekstual berbasis proyek yang dikembangkan oleh sekolah dalam semangat TdBA.

Dengan penuh antusias, pengawas bina ikut turun ke kebun sekolah, memanen ubi jalar bersama para guru. Suasana penuh kegembiraan mewarnai kegiatan ini, menjadi penutup yang manis dalam kunjungan beliau ke SMPN 2 Wanayasa.

Kepala SMPN 2 Wanayasa, Drs. Asep Tata Sonjaya, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan dan pendampingan yang dilakukan oleh pengawas bina. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk sinergi yang sangat positif dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Ia menambahkan bahwa masukan dan evaluasi yang diberikan akan menjadi bahan penting dalam menyusun langkah strategis ke depan, baik dalam aspek akademik, karakter, maupun penguatan program unggulan sekolah.

Kunjungan ini bukan hanya tentang monev administratif semata, tetapi juga menjadi refleksi atas capaian dan kesiapan sekolah dalam menyongsong tantangan pendidikan masa kini. Semangat kolaborasi dan perubahan positif yang ditunjukkan menjadi bukti bahwa SMPN 2 Wanayasa terus bergerak menuju sekolah yang unggul dan bermakna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *